Shalat Nisfu Syaban Berapa Rakaat? Tata Cara Shalatnya

Ayovaksindinkeskdi.id – Ibadah shalat Nisfu Syaban berapa rakaat? Hal tersebut banyak ditanyakan dan dicari di mesin pencari Google. Selain shalat Nisfu Syaban berapa rakaat, banyak yang ingin tahu niat, bacaan surat yang dibaca, dan cara mengerjakan shalat Nisfu Syaban.

Shalat Nisfu Syaban 2023 bisa dilaksanakan ba’da Maghrib dan dilanjutkan dengan shalat Isya di malam 7 maret 2023 atau 15 Syaban 1444 Hijriyah. Malam Nisfu Syaban merupakan salah satu malam istimewa. Di malam ini, Allah SWT akan memberikan ampunan atas segala dosa yang dilakukan oleh hamba-Nya.

shalat-nifsyu-sabyan-berapa-rakaat

Hal tersebut sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi. Dalam hadist itu dinyatakan bahwa, ‘Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Syaban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan).’

Berdasarkan Kalender Islam yang dikeluarkan Kementerian Agama (Kemenag) RI dan LF PBNU, malam Nisfu Syaban jatuh pada Selasa, 7 Maret 2023 setelah Maghrib. Sementara, berdasarkan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah di dalam Kalender Islam Global, malam istimewa ini jatuh pada Senin, 6 Maret 2023 ba’da Maghrib.

Terdapat beberapa amalan yang dapat dikerjakan oleh umat muslim di malam Nisfu Syaban. Amalan tesebut di antaranya adalah berdoa, berzikir, shalat Nisfu Syaban, dan membaca Al-Qur’an.

Pengertian Malam Nisfu Syaban

Malam Nisfu Syaban merupakan malam yang istimewa dan salah satu dari lima malam utama, di antaranya Idul Fitri, malam Qadar, Idul Adha, malam awal Rajab, dan malam Jumat. Malam Nisfu Syaban sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim yang sangat ingin memperoleh keutamaan malam istimewa ini.

Malam ini juga disebut sebagai malam pengampunan, lantaran di malam tersebut dipenuhi dengan Rahmat dan kebaikan-kebaikan Allah SWT. Tak sedikit umat muslim yang menantikan malam ini, untuk memohonkan ampunan dan berdoa.

Malam ini juga dikenal sebagai malam yang sangat istimewa sebab Allah SWT akan memberikan ampunan sekaligus menghapuskan dosa-dosa orang mukmin, yang memohon ampunan atas dosa yang dilakukan. 

Shalat Nisfu Syaban Berapa Rakaat? Tata Cara Shalat Nisfu Syaban

Berapa jumlah rakaat dalam shalat Nisfu Syaban? Shalat ini sama dengan shalat sunnah lainnya. Jumlah rakaat shalat Nisfu Syaban dikerjakan sebanyak dua rakaat dan satu salam. Di rakaat pertama, setelah membaca surat Al-Fatihah dianjurkan untuk membaca surat pendek yakni surat Al-Kafirun. Dan pada rakaat kedua dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas.

Tata Cara Shalat Nisfu Syaban

ilustrasi-shalat

1. Bacaan niat

Shalat Nisfu Syaban ini harus diawali dengan niat yang dilafalkan. Berikut bacaan niat shalat Nisfu Syaban:

Usholli sunnatan nisfu sya’baana rak’ataini lillahi ta’ala.

Artinya adalah: “Saya shalat sunnat Nisfu Sya’ban dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

2. Takbiratul ihram yang diikuti doa iftitah

Setelahnya bertakbiratul ihram dengan membaca doa iftitah. Berikut adalah bacaannya:

Takbiratul Ihram:

Allahu Akbar.

Artinya: Allah Maha Besar

Doa iftitah:

Allahumma baaid baynii wa bayna khotoyaaya kamaa baa’adta baynal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khotoyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khotoyaaya bil maa-iwats tsalji wal barod.

3. Baca surat Al-Fatihah

4. Surat pendek yakni surat Al-Kafirun di rakaat pertama

5. Ruku dengan tuma’ninah dengan membaca doa ruku

Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih (3 kali).

6. Itidal dengan tuma’ninah membaca doa I’tidal

Sami Allahu liman hamidah.

7. Sujud dengan baca doa sujud

Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar.

8. Duduk di antara dua sujud dengan membaca doanya

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

9. Sujud kembali

Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar.

10. Berdiri untuk menunaikan rakaat kedua

Tata caranya sama dengan menunaikan rakaat pertama. Hanya saja untuk bacaan surat pendek, dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas.

11. Lalu terakhir duduk tahiyat akhir

At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. as salaamu’alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu’alaina wa’alaa ibaadillaahishaalihiin. asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah.

Allaahumma shalli’alaa muhammad, wa’alaa aali muhammad. kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. wabaarik’alaa muhammad wa alaa aali muhammad. kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil’aalamiina innaka hamiidum majiid.

12. Berzikir

13. Membaca doa Nisfu Syaban

Allahumma ya dzal manni wa la yumannu ‘alaik, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thawli wal in‘am, la ilaha illa anta zhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma’manal kha’ifîn.

 Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahruman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitabi syaqawati wa hirmani waqtitara rizqi, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât.

Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitabikal munzal ‘ala lisani nabiyyikal mursal, “yamhullahu ma yasya’u wa yutsbitu, wa ‘indahu ummul kitab” wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihi wa sallama, walhamdu lillahi rabbil ‘alaman.

Artinya adalah: “Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta’ala.”

Itulah penjelasan mengenai shalat Nisfu Syaban berapa rakaat dan tata cara pelaksanaannya. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: